Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang kini mulai ramai kembali di masa transisi new normal. Penerapan new normal seperti saat ini semakin melonggarkan kegiatan-kegiatan yang sebelumnya dilarang dilakukan. Saat ini masyarakat sudah diperbolehkan untuk keluar rumah dan kembali melakukan aktifitas yang sebelumnya sempat dilarang pemerintah. 

Masa transisi new normal ini membuat masyarakat yang telah lama berdiam diri rumah kini mulai diperbolehkan kembali berkegiatan. Kembali ke kantor dan berolahraga di luar rumah mulai ramai dilakukan kembali. Tempat berkumpul untuk berolahraga pun semakin ramai dikunjungi. Antusiasme masyarakat dalam melaksanakan olahraga kembali muncul setelah lama tidak dapat dilarang. Salah satunya ialah gowes dijalan-jalan utama. 

Melaksanakan olahraga bersepeda pada masa transisi new normal tetap menerapkan protokol kesehatan

Geliat kegiatan olahraga menggenjot ini semakin marak dilakukan. Semakin banyak orang yang kembali menggunakan sepeda sebagai salah satu pilihan olahraga. Meski kondisi Covid-19 yang masih dapat saja menular, masyarakat tetap antusias dalam melaksanakan olahraga yang mengandalkan kekuatan kaki ini. 

Kembali dibukanya kegiatan diluar rumah juga mengembalikan kepadatan kota Jakarta, jalanan kembali ramai setelah pemerintah menerapkan new normal. Bersepeda menjadi salah satu alat transportasi yang memungkinkan penggunanya untuk terlepas dari kemacetan ibukota yang telah kembali. Tersedianya jalur-jalur bersepeda, para pengguna sepeda ini dapat merasakan kembali fasilitas-fasilitas yang telah dibangun pemerintah bagi mereka yang menjadikan sepeda sebagai sarana transportasi. 

Bersepeda dianjurkan untuk tetap menggunakan masker

Penggunaan masker tetap wajib dilakukan bagi mereka yang bersepeda. Anjuran wajib dari WHO dan pemerintah ini harus tetap dilakukan meski sedang melakukan olahraga. Selain menghindari terpapar virus, menggunakan masker saat bersepeda dapat mengurangi resiko asap dan debu yang juga dapat saja membahayakan diri. 

Tetap menjaga jarak antar pesepeda

Para pesepeda diharapkan untuk tidak berkerumun saat bersepeda. Tetap menerapkan protokol kesehatan selama menggunakan sepeda dalam menjaga jarak harus dilakukan. Pemerintah menghimbau mereka yang bersepeda untuk tidak berdekatan satu dengan yang lainnya. Himbauan ini harus dipatuhi mereka yang tetap ingin bersepeda di masa seperti ini. Menjaga jarak setidaknya 1 sampai 2 meter antar pesepeda agar dapat mengurangi resiko penularan yang mungkin saja terjadi.

Baca juga: New Normal Dan Barang Yang Perlu Disiapkan

Memanfaatkan jalur sepeda yang telah tersedia

Pemerintah DKI Jakarta telah menyediakan jalur sepeda dibeberapa ruas jalan. Penyediaan jalur sepeda ini ditujukan bagi mereka yang kerap beraktifitas dengan menggunakan sepeda dalam kesehariannya. Sepeda telah menjadi transportasi di negara-negara maju seperti Jepang dan Belanda. Di negara maju mayoritas masyarakat menjadikan sepeda sebagau transportasi utama mereka dalam kesehariannya.

Bersepeda mampu meningkatkan imunitas tubuh

Bersepeda merupakan salah satu cabang dalam olahraga. Olahraga yang mengandalkan kekuatan kaki ini merupakan salah satu olahraga kardio. Olahraga yang baik untuk kekuatan jantung dan dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Meningkatkan daya tahan tubuh adalah hal wajib yang perlu dilakukan selama masa pandemi. Daya tahan tubuh sangat dipercaya mampu mengalahkan virus Corona yang saat ini sedang menjalar di dunia.

Bersepeda di masa pandemi seperti ini harus tetap waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pemerintah tidak melarang untuk berkegiatan diluar rumah, namun para pesepeda pun harus tetap menjaga diri agar tidak tertular virus Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × five =