Dakwah, sebuah film dokumenter karya Italo Spineli eorang sutradara kristiani berkebangsaan Italia

Dakwah, sebuah film dokumenter, yang disutradarai oleh Itallo Spineli. Seorang kristian berkebangsaan Italia. Premiere film Dakwah ini dilaksanakan di Auditorium Parco della Musica dalam gelaran Festival del Cinema, Roma Italia yang dihadiri oleh lebih dari ratusan penonton Internasional. Bernardo Bertoluci, sang maestro film dunia yang juga sutradara sejumlah film box office seperti The Dreamers, The Last Emperor dan The Last Tanggo in Paris, hadir dan memberikan apresiasi pada film ini. “Dakwah, merupaka film dokumenter karya Italo Spinelli yang memiliki nilai karya adiluhung dari segi kulitas sinematografi dan narasi ceritanya” demikian diungkapkan saat dalam pengantarnya di pertunjukan perdana film dokumenter ini.

Ide film dokumenter Dakwah ini muncul saat Spinelli berkunjung ke Indonesia untuk membuat film komersial layar lebar tentang keindahan alam Indonesia yang dilengkapi dengan alur cerita cinta. Spinelli yang juga direktur festival film Asia terbesar di Roma, Asiatica Film Festival itu, alih-alih lebih memilih membuat film dokumenter, karena rasa takjubnya dengan keberadaan Islam di Indonesia. Kesan awal pertemuannya dengan kehidupan pesantren di Pasuruan Jawa Timur memotivasinya untuk mendokumentasikan apa yang disaksikannya langsung selama berada di Pasuruan. Apa yang sudah tertanam di benaknya tentang Islam sungguh sangat berbeda dengan yang disaksikannya di Indoneia. “Saya ingin menyampaikannya pada masyarakat Eropa, tentang Islam di Indonesia, yang selama ini luput dari perhatian masyarakat Eropa”. Dimikian diungkapkannya saat berada di Jakarta.

baca juga : Gambarkan Islam Damai, Film Dakwah Panen Pujian di Festival Film Roma https://www.pikiran-rakyat.com/wisata/2017/11/06/gambarkan-islam-damai-film-dakwah-panen-pujian-di-festival-film-roma-413095

Proses Pembuatan Film Dokumenter Dakwah

Pembuat film kawakan Italo Spinelli selama sembilan hari penuh mengambil gambar. Film ini merupakan dokumentasi dari aktivitas siswa pesantren. Saat itu bulan Ramdhan, dan pengambilan film hanya tersedia seminggu. Kondisi ini karena santri di pesantren tersebut akan segera memasuki masa libur puasa Ramadhan. Pengamatannya langsung dituangkan dalam proses pembuatan film dokumenter. Tidak ada rekayasa. Tidak aa skenario. gambar yang tampil di film okumentasi nya merupakan alur yang ditemukan secara langsung di lapangan. Berasarkan pengalaman tersebut, dia menemukan bahwa keberadaan Islam di Indonesia sangat berbeda. Kondisi pendidikan di pesantren tersebut sangat berbeda dengan apa yang selama ini bayangkannya. Sebagai seorang yang kristiani, Italo Spinelli menyatakan bahwa selama ini persepsi yang ditanamkan dalam benak masyarakat Eropa sanagt berbeda. Persepsi dirinya dan persepsi yang ada dimasyarakat Eropa tentang islam adalah kekerasan.

Selama sembilan hari penuh mengikuti seluruh kegiatan siswa pesantren termasuk pengamatan saat proses belajar mengajar, Dia tidak menemukan adanya sistem pembelajaran dan materi pengajaran yang mendukung pada tindak kekerasan. Demikian diungkapkan saat memberikan sambutan sebelum premiere film ini dipertunjukan. Dalam film terebut ditampilkan cerita representai santri dari tiga kelas sosial yang berbeda. namun sama dalam kehidupan keehariannya selama menempuh pendidikan di Pesantren.

Inspirasi Film Dokumenter Dakwah Karya Italo Spinelli

Kebersingungannya dengan pesantren juga secara tidak disengaja. Sapta Nirwandar, Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center yang juga produser film Dakwah ini mengatakan bahwa tujuan awal kehadiran Spineli bersamanya adalah ingin memenuhi undangan Bupati pasuruan untuk berkunjung ke hotel Halal Dalwa. Hotel Halal yang berdiri di Pasuruan dan merupakan amal usaha Pondok Pesantren Dalwa. Kunjungan awal utama ke Pasuruan adalah menikmati keindahan Gunung Bromo. Namun di malam hari, setelah acara makan malam yang disambut langsung oleh Bupati di Hotel Dalwa, sekelompok santri ingin berkenalan dengan Spinelli. Dengan maksud memperaktekan Bahasa Ingris yang dipelajarinya untuk berdiskusi, mereka ahirnya larut dalam perbincangan panjang tentang pendidikan pesantren dan Islam di Indonesia. Pengalaman itulah yang pada ahirnya menjadi alur cerita film dokumenter yang d. Tiga orang santri menjadi tokoh sentral di film tersebut. Mereka adalah penduduk di sekitar kawasan Bromo.

Tayangan Film Dokumenter Islami

Halal Lifestyle di Indonesia berkembang dengan pesat. Tidak hanya menyangkut soal makanan dan minuman Halal. Belakangan halal lifestyle juga merambah ke ranah tayangan. Tayangan dan tontonan islami mulai berkembang satu dekade ke belakang. Seolah menjadi kebutuhan penonton Indonesia yang taar dalam menjalankan nilai keagamaan yang dianutnya. Sudah banyak sekali tema-tema film layar lebar yang mengangkat ide cerita nilai islami. Seperti film dokumenter berjudul Dakwah karya Italo Spinelli. Juga merupakan karya – karya sutradara Indonesia. Etokohalal menghadirkan kategori media recreation dalam 15 kategori produk. Dengan harapan banyak suplier produk media rekreasi yang mengangkat nilai keislaman. Dakwah film dokumenter menjadi salah satu contoh produk gaya hidup halal. Etokohalal mengundang sejumlah suplier untuk bergabung menjual produk media rekreasinya melalui platform digital E-commerce.

Baca juga : Gaya Hidup Halal bagi kaum milenial https://blog.etokohalal.com/gaya-hidup-halal-bagi-kaum-millenial-indonesia/

Trailer Film Dakwah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × three =