Gelatin merupakan salah satu bahan baku makanan yang sering digunakan dalam pembuatan makanan. Khususnya, makanan-makanan kenyal seperti permen, lunak jeli dan juga es krim. Selain digunakan dalam makanan, gelatin juga digunakan dalam industry farmasi menjadi salah satu bahan pembuatan kapsu dan kosmetik.

Gelatin merupakan bahan baku yang berasal dari kolagen hewani yang banyak terdapat di kulit, tulang, persendian dan bagian tubuh hewan lainnya. Meski terdapat juga dibagian tubuh lainnya, namun produksi kolagen terbanyak dalam tubuh hewan berada di kulit dan tulang. Karena berasal dari kandungan kolagen dalam tubuh hewan, gelatin memiliki kandungan protein.

Selain makanan, gelatin pun digunakan dalam industry lain seperti industry foto, Teknik, dan juga kosmetik. Dalam industri makanan sendiri gelatin memiliki beberapa fungsi seperti penstabil, pembentuk gel, pengikat, pengental, pengemulsi dan perekat.

Baca juga: Yuk, wisata kuliner halal di Jepang

Gelatin dalam makanan didominasi dari kulit babi

Pro dan kontra mengenai halal atau haramnya gelatin kerap terjadi, gelatin banyak yang diproduksi dari kulit babi membuat masyarakat berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan atau produk lain yang berbahan dasar gelatin. Khususnya gelatin yang berasal dari Eropa yang mayoritas menggunakan kulit babi sebagai bahan utama dalam pembuatan gelatin. Babi merupakan hewan yang dilarang dikonsumsi oleh umat muslim. Selain dari kulit babi, gelatin pun diproduksi dari tulang sapi yang tidak dilarang untuk dikonsumsi oleh umat Islam. Meski sudah berasal dari hewan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi, proses penyembelihan sapi pun harus tetap diperhatikan, apakah sesuai dengan syariat Islam atau tidak. Dengan alasan penyembelihan yang tidak sesuai dengan agama, hewan yang pada awalnya diperbolehkan untuk dikonsumsi akan menjadi hewan haram yang dilarang untuk dikonsumsi.

Berdasarkan Transparancy Market Research pada 2011 produk gelatin di dominasi oleh gelatin yang berbahan baku kulit babi. Dalam riset tersebut diungkapkan bahwa 42,12% gelatin berasal dari kulit babi, lalu diikuti oleh kulit sapi dengan 28,67% dan tulang sapi dengan 27,43%. Beberapa alasan seperti harga yang lebih murah dan produksi yang lebih mudah menjadikan gelatin kulit babi mendominasi bahan baku pembuatan gelatin.

Gelatin siap pakai ada berbentuk lembaran dan bubuk

Gelatin yang telah siap digunakan ada dua bentuk yaitu, bubuk dan lembaran. Keduanya memiliki kesamaan dalam hal fungsinya. Yang membedakan adalah gelatin bubuk lebih banyak digunakan untuk membuat makanan lebih kenyal sampai mengeras, sedangkan gelatin lembaran membuat makanan memiliki tekstur yang lembut.

Untuk menghindari mengkonsumsi gelatin haram ada baiknya untuk memeriksa kandungan gelatin yang digunakan dalam sebuah produk. Apabila yang ingin dikonsumsi merupakan produk makanan jadi yang berkandungan gelatin, ada baiknya untuk melihat apakah makanan tersebut memiliki label halal atau tidak. Sama dengan makanan jadi, untuk bahan dasar gelatin sendiri pastikan jika kemasan gelatin memiliki label halal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 + eighteen =