Brand merupakan sebuah identitas akan sebuah produk. Sebuah produk tidak akan bisa dikenal oleh pasar jika tidak memiliki identitas atau brand. Selain berfungsi sebagai identitas, brand juga mampu memposisikan dan membangun persepsi sebuah produk di pasar.

Halal sendiri secara harfiah memiliki definisi diperbolehkan, segala yang diperbolehkan untuk dikonsumsi atau digunakan menurut kaidah Islam. Batasan halal dalam Islam mencakup segala hal dalam kehidupan keseharian dari makanan sampai cara berprilaku umat Islam yang harus mencerminkan Islam sebagai agama yang rahmatan lil’alamin.

Brand halal (red: merek halal) sendiri memiliki arti sebagai produk yang ramah bagi umat Islam. Brand tersebut menawarkan sebuah produk yang dapat dikonsumsi oleh umat Islam tanpa perlu mempertanyakan kandungan dalam produk tersebut. Bila produk tersebut memiliki label halal dari organisasi yang memiliki kewenangan menerbitkan label halal, maka kehalalalan produk tersebut sudah terjamin.

Berkembangnya umat muslim, potensi besar produk halal di dunia

Saat ini produk halal semakin berkembang dengan juga semakin banyaknya penganut Islam di dunia. Berkembangnya penganut Islam dunia berarti semakin dibutuhkannya produk halal. Kini semakin banyak pemilik merek yang menciptakan produknya ramah bagi umat Islam.

Selain produk-produk jadi yang dikonsumsi, kini banyak negara non-muslim yang melabeli negaranya sebagai negara yang ramah akan umat Islam. Demi menarik minat wisatawan yang berasal dari negara-negara yang memiliki mayoritas umat Islam untuk berkunjung ke negaranya. Kemudahan mendapatkan produk serba halal dan fasilitas ibadah yang menunjang di sebuah negara mendorong semakin banyaknya umat muslim untuk datang dan mengunjungi negara tersebut untuk berwisata.

Baca juga: Halal Supply Chain, Menjaga Pasokan Tetap Halal

Hingga saat ini halal masih dianggap sebuah label yang hanya erat bagi umat muslim. Label halal menjadi sebuah keharusan sebuah produk untuk bisa laku dipasaran khususnya pasar umat Islam. Padahal nyatanya, produk halal tidak hanya dapat dikonsumsi oleh umat muslim saja tapi juga dipersilahkan dikonsumsi oleh siapapun dengan agama apapun. Produk halal diyakini merupakan produk yang sudah pasti baik bagi tubuh manusia bila dikonsumsi.

Brand halal keterikatan emosional dengan umat Islam

Secara emosional produk halal mewakili umat Islam dalam cara pandang dan hidup yang dianut oleh umat Islam. Label halal memberi kemudahan bagi umat Islam dalam memilih produk, khususnya produk makanan & minuman, kosmetik dan obat-obatan.

Produk halal kini menjadi sebuah kesempatan bisnis. Dengan berkembangnya umat muslim dunia dan semakin banyaknya kebutuhan akan produk halal dipasaran. Semakin banyak juga para pengusaha turut memeriahkan produk-produk halal dipasaran, mulai dari brand ternama hingga brand UMKM yang mulai mampu bersaing dengan nama besar.

Halal adalah Brand, potensi besar yang ada dalam industri halal menjadikannya industri ini diminati oleh banyak produsen. Kebutuhan akan produk halal baik dalam bentuk bahan baku ataupun produk jadi sangat dibutuhkan oleh negara-negara yang bermayoritaskan umat Islam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 3 =