Halal Park, wisata indusri halal di pusat kota Jakarta. Sebagai negara dengan umat muslim terbesar di dunia, sudah seharusnya Indonesia menjadi negara tujuan utama wisata halal. Wisata yang ramah akan muslim ini mendukung para wisatawan muslim dari negara lain untuk datang serta menikmati keindahan Indonesia tanpa takut kesulitan dalam menjalankan kewajibannya.

Pembangunan Halal Park diatas tanah 21.000 meter persegi

Saat ini halal park yang berada di dalam kompleks GBK Senayan masih dalam bentuk miniatur. Halal Park yang sebenarnya akan dibangun di atas lahan tanah seluas 21.000 meter persegi. Pembangunan destinasi wisata ini akan dijalankan oleh perusahaan BUMN yaitu Wijaya Karya (WIKA) yang menelan biaya mencapai 250 miliar rupiah. Di dalam destinasi berisikan berbagai macam produk halal mulai dari fesyen, makanan dan minuman, hingga co-working space. Dengan mengusung konsep keragaman budaya, suku, ras, dan agama Halal Park ditargetkan akan diresmikan dan dapat digunakan pada 2020.

Meski saat ini masih dalam bentuk miniatur, tenant-tenant yang sudah bergabung dipenuhi oleh merek-merek local yang telah dikenal dipasaran. Terletak di Basket Hall pintu 11 Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, halal park menawarkan konsep wisata halal yang baru. Dengan konsep lifestyle, para pengunjung akan disediakan beragam produk. Mulai dari produk fashion untuk bergaya hingga urusan makanan, yang kesemuanya merupakan produk yang boleh untuk dikonsumsi.

Dengan konsep kios-kios yang disediakan, para tenant-tenant yang telah bergabung dapat menjajakan produknya. Selain tersedianya kios-kios, lokasi wisata ini pun menyediakan tempat untuk beribadah. Pengunjung yang hadir tidak lagi perlu takut saat waktu salat tiba. Lengkapanya fasilitas yang disediakan, para pengunjung dapat menjadikan Halal Park menjadi tujuan rekreasi wisata belanja Bersama keluar sembari mengenal industry halal yang ada di Indonesia.

Baca juga: Festival halal di Eropa

Pariwisata halal yang tidak selalu dikuasai oleh mayoritas mayoritas muslim

Maraknya wisata halal yang juga dijalankan oleh negara-negara yang tidak bermayoritas muslim mendorong Indonesia pun harus menerapkan wisata halal. Negara-negara yang kini sudah mulai mendorong wisata halal seperti Jepang, Korea dan Thailand.  Meski bukan menjadi yang pertama, Indonesia sudah seharusnya menjadi negara yang paling familiar dengan wisata halal. Mulai dari kemudahan dalam mendapatkan tempat beribadah hingga soal makanan.

Dibukanya Halal Park menjadi wadah para pengusaha untuk menjajakan produknya khususnya produk. Destinasi wisata yang ramah akan muslim ini akan dicanangkan menjadi salah pusat industri wisata ramah akan muslim ini di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × four =