Islam Di Korea Selatan sudah ada dari berabad lamanya. Korea Selatan merupakan negara dengan mayoritas penduduknya tidak beragama atau ateis. Meskin mayoritas ateis dan non-muslim, rakyat Korea Selatan sudah mengenal Islam sejak lama. Saat ini setidaknya ada sekitar 130 ribu umat muslim di Korea Selatan, dimana 30% nya adalah masyarakat Korea Selatan sendiri dan sisanya adalah pendatang. Meski masih sangat kecil, namun nyatanya sudah berdiri setidaknya 5 masjid di negara gingseng ini. Kelima masjid tersebut terletak di Itaewon, Busan, Paju, Gwangju, Anyang, Jeonju, dan Ansan.

Hadirnya Islam tidak lepas dari banyaknya pendatang yang berasal dari negara muslim dan juga aktifnya pemerintah Korea yang memberikan beasiswa kepada siswa asal negara muslim. Terhitung ada 3000 siswa asing yang berada di Korea Selatan saat ini.

Para siswa muslim yang menerima beasiswa setelah menyelesaikan studinya memilih untuk menetap di Korea dan berbaur dengan masyarakat asli Korea. Dengan berbaur, perilaku keseharian mereka dalam menerapkan nilai-nilai Islam pun ditunjukkan kepada masyarakat Korea.

Kedatangan Islam di Korea Selatan dibawa oleh para pedagang Timur Tengah dan tentara Turki

Islam hadir di Korea dibawa oleh para pedagang timur tengah yang datang ke Korea Selatan. Para pedagang asal Timur Tengah ini datang diperkiraan pada abad ke-7. Para pedagang yang datang berasal dari Arab dan Persia lalu menuju kerajaan Silla.

Selain berasal dari para pedagang, para tentara Turki yang ditugaskan dari PBB dalam membantu Korea Selatan dalam perang saudara melawan Korea Utara pada awal 1950 pun menjadi pengaruh Islam di Korea Selatan. Kedatangan tentara Turki membawa budaya dan ajaran Islam, selama keberadaannya di Korea Selatan setidaknya ada 3000 orang Korea yang memeluk Islam.

Masjid pertama di Korea Selatan, terletak dikawasan wisata Itaewon

Sebelum membangun masjid, Korea Muslim Federation pun dibentuk dan berpusat di Itaewon pada 1967. Pemerintah Korea pada 1970 menghibahkan sebidang tanah kepada komunitas muslim untuk dibangun masjid. Atas bantuan negara-negara Islam di dunia pada 1976 masjid pun berdiri dan menjadi pusat agama Islam di Korea. Dibukanya Masjid disalah satu pusat keramaian membuat Islam semakin berkembang. Masjid Seoul Central menjadi lokasi dimana saat para masyarakat Korea yang ingin belajar tentang Islam lebih jauh dan banyak masyarakat Korea yang mengucapkan dua kalimat Syahadat di Masjid yang dikelilingi oleh restoran-restoran halal ini.

Baca juga: Restoran Halal di Korea, Kenali Jenis Labelnya

Berada dipusat turis, Masjid Sentral Seoul menjadi salah satu destinasi wisata bagi umat muslim yang datang ke Korea Selatan. Selain memiliki fungsi utama sebagai tempat beribadah, masjid Sentral Seoul merupakan salah satu destinasi wisata dengan bentuk arsitek yang menarik mampu mendatangkan wisatawan beragama Islam dan non-Islam untuk mengunjunginya. Banyaknya umat muslim yang datang ke Masjid Sentral Seoul ini, membuat banyak tersedianya restoran-restoran halal disekitar masjid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − thirteen =