Kosmetik Halal Untuk kuku

0
138

Dalam perhelatan Thailand Halal Conference, setiap tahunya digelar arena pertemuan sejumlah ahli. Pertemuan tersebut mempresentasikan sejumlah hasil temuan produk halal. Tidak hanya pertemuan di bidang science bio-technology, namun juga temuan dibidang social-economy. Mereka hadir dalam ikhtiar dan ikhtilafnya. Meskipun presentasi temuan mereka didominasi dari temuan bio-technology pangan halal, namun tidak ketinggalan, juga dipresentasikan temuan kosmetik halal. Hal ini dilakukan, karena kosmetik halal merupakan produk konsumsi rumah tangga terbanyak setelah makan dan minuman. Uniknya lagi,inovasi temuan kosmetik halal tersebut tidak hanya untuk diaplikasikan di kulit wajah, tapi juga di kuku kaki dan tangan. KIni telah diciptakan inovasi kosmetik Halal untuk pewarna kuku.

Semua hasil inovasi yang dipresentasikan dalam ajang ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar umat muslim. Tidak hanya umat muslim di Thailand, namun juga umat muslim seluruh dunia. Ada banyak temuan yang diinformasikan kepada awam. Sejumlah zat substitusi bahan yang selama ini berbahan dasar yang haram, telah ditemukan bahan alternatif nya. Seperti salah satunya temuan gelatin dari lemak unta yang sebelumnya, sebagaimana diketahui gelatin lebih banyak diproduksi dari lemak babi. Gelatin sendiri merupakan zat aditif yang banyak ditemukan di produk es krim.

Serangkaian dengan event Conference, juga dilaksanakan event Exhibition yang tidak kalah meriahnya. Sejumlah produk Halal dipamerkan. Salah satu produk dipamerkan yang menarik adalah pewarna kuku. Selama ini kaum muslimah di Indonesia resisten dengan pewarna kuku. Seolah pewarna kuku tidak bisa digunakan oleh perempuan berhijab. Pewarna kuku selama ini dianggap membatalkan syarat syah wudhu untuk sholat. Hal ini dikarenakan, Pewarna kuku terbuat dari bahan dasar yang mengandung plastik. Plastik sendiri menghalangi terserapnya air ke dalam pori-pori kuku. Karena air yang tidak terserap kedalam pori-pori inilah, maka wudhu dianggap tidak syah. Jika syarat wudhu tidak syah, maka demikian pula urusan sholat kita otomatis dianggap batal, tidak lengkap syarat diterima.

KOSMETIK KUKU HALAL DAN SYAH UNTUK WUDHU

Wudhu merupakan salah satu cara menyucikan anggota tubuh. Setidaknya setiap hari, lima kali umat muslim bersuci dengan cara berwudhlu. Wudhu utamanya besuci dengan menggunakan air. Jika tidak ditemukan air, maka diberikan alternatif alat bersuci lainnya, seperti debu. Wudhu menjadi prasyarat awal dilaksanakannya ibadah wajib umat islam, yaitu sholat. Melalui perintah ini, Allah menjadikan umatnya untuk selalu sadar kebersihan. Karena kebersihan akan memberikan manfaat kesehatan.

Untuk tetap cantik, selama ini zat pewarna yang dipergunakan oleh muslimah adalah pacar kuku. Pacar kuku dibolehkan karena zatnya yang tidak menutupi pori-pori. Alasan pewarna kuku tidak boleh digunakan wanita jika hendak sholat karena membatalkan wudhu dan menjadikan sholat tidak syah. Tidak syah, karena dianggap masih ada najis yang tersembunyi menempel di anggota tubuh yang masuk dalam bagian rukun berwudhu. Tidak aneh jika wanita yang menggunakan pewarna kuku , dianggap sedang tidak berkewajiban bersuci. Berhalangan menjalankan kewajiban sholat. Hanya mereka yang menstruasi yang dianggap bisa menggunakan cat kuku. Lebih ekstrim lagi wanita yang selalu menggunakan pewarna kuku menjadi pertanda perempuan yang tidak pernah sholat.

Namun, kecanggihan bio-technology telah sampai pada titik pembuktian bahwa pewarna kuku tida selalu menutupi pori-pori kulit. Pewarna kuku tidak selalu berwarna satu. Alternatif varian cat kuku telah tersedia untuk perempuan yang juga melakukan wudhu. Sebagai bentuk penyucian diri. Dilakukan lima kali dalam sehari. Syarat diterimanya sholat. Dengan menggunakan pewarna kuku tanpa batasan waktu, bisa diaplikasikan kapan saja. Cat kuku bukan hanya penanda masa menstruasi. Cat kuku bisa berfungsi menyenangkan visual haremnya. Sehingga definisi dan syarat cantik di era kini dapat diikuti oleh muslimah masa kini. Tetap sholat, tapi tetap bisa cantik.

VARIAN WARNA KOSMETIK HALAL KUKU

Selama ini zat pewarna lainnya yang digunakan oleh muslimah adalah pacar kuku. Dibolehkan karena zatnya yang tidak menutupi pori-pori dan hanya mewarnai kulit, tidak seperti pewarna kuku yang harus dikelupas atau dikerok untuk menghapusnya, jika alkohol penghapus cat nya habis. Pewarna kuku dengan bahan dasar hena ini dapat dengan mudah terkelupas dengan mudah. Bisa dibuktikan dengan mudah pewarna kuku ini terkelupas saat kita berada didalam kolam renang, maka air yang mengandung kaporit di kolam renang akan menghapus pewarna kuku dengan mudah.

Dalam perhelatan Halal Thailand, Freya nail lacquers merupakan hadir. Produk ini merupakan hasil inovasi tekhnologi bahan kimia yang menjadikan air dan minyak tetap mampu diserap pori-pori kuku karena merupakan komposisi dari zat ethyl Acetate, Butyl Acetate, Nitrocellulose, AdipicAcid, NeopentylGlycol, Trimelitic anhyyydride Copolymer dan sejumlahzat bernomer seri CI 774999, CI 15850, CI 77491, CI 778991, CI 77510 dan CI 19140. Seri tersebut menjadikan dua belas varian warna. Saat ini kosmetik halal untuk pewarna kuku ini sudah bisa didapatkan di Indonesia. Dengan merek dagang Naiila, yang merupakan sister brand pewarna kuku Freya. Pewarna kuku halal yang untuk pertama kali dipresentasikan dan dihadirkan untuk muslim Thailand dengan harga terjangkau, kini sudah bisa diperoleh dengan mudah di Indonesia. Tidak terkecuali di Etokohalal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + 9 =