Kosmetik bagi pria bukanlah kebutuhan utama. Sebagai seorang pria, menggunakan kosmetik merupakan hal yang jarang dilakukan. Penggunaan alat kosmetik umumnya lebih banyak dilakukan oleh wanita. Kosmetik wanita memiliki beragam jenis dibanding kosmetik pria. Kosmetik bagi pria cenderung digunakan sebagai perawatan tubuh. Pria bukanlah gender yang umum menggunakan kosmetik. Terkecuali bagi pria yang memiliki pekerjaan khusus dibidang seni yang membuat mereka terlihat lebih menarik saat tampil di atas panggung atau layar kaca. Agama Islam tidak melarang penggunaan kosmetik bagi umatnya asalkan tidak menyalahi aturan. Seperti pria yang yang berias dirinya menyerupai wanita ataupun sebaliknya, jelas Rasullulah pun melaknat siapapun yang melakukan hal ini

Merias diri merupakan kebiasaan wanita bukan pria

Bagi wanita merias muka diperbolehkan asal tidak berlebihan. Merias muka atau mempercanti diri demi menyenangkan suami merupakan hal yang diperbolehkan dalam agama. Islam merupakan agama yang peduli dengan kebersihan, kesucian dan keindahan. Menjadi wajar bila Islam memperbolehkan penggunaan kosmetik dengan tujuan mempercantik diri asal tidak berlebihan dan menyalahi kodratnya.

Kaum laki bukanlah gender yang umum menggunakan alat kecantikan. Terkecuali bagi pria yang memiliki pekerjaan khusus dibidang seni yang membuat mereka terlihat lebih menarik saat tampil di atas panggung atau layar kaca. Agama Islam tidak melarang penggunaan kosmetik bagi umatnya asalkan tidak menyalahi aturan. Seperti pria yang yang berias dirinya menyerupai wanita ataupun sebaliknya, jelas Rasullulah pun melaknat siapapun yang melakukan hal ini.

Baca Juga: Kosmetik label halal, berikut cara pengajuannya

Penggunaan perangkat kosmetik seperti handbody lotion bagi pria masih memiliki fungsi sebagai pelembaban kulit diperbolehkan dalam agama. Demi menjaga kelembaban kulit, mencegah kulit bersisik dan kusam, melembutkan kulit dan memberikan perlindungan kulit dari sengatan sinar matahari. Merawat kulit merupakan hal yang dianjurkan dalam agama.

Rasullulah selalu menggunakan wangi-wangian saat akan melakukan ibadah.

Penggunaan kosmetik perawatan tubuh bagi pria bukan sebuah kewajiban bagi seorang pria. Bila menurutnya ada bahan lain selain kosmetik yang bisa digunakan dipersilahkan untuk digunakan. Bila ingin mengukuti Rasullah, bisa menggunakan wangi-wangian saat menuju masjid atau saat beribadah.

Meski diperbolehkan dalam agama, kosmetik yang digunakan wajib kosmetik dengan bahan baku Halal dan tidak merusak tubuh. Maka dari itu kosmetik yang digunakan haruslah mengandung bahan baku yang tidak dilarang dalam syariat dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya

Maka dari itu penggunaan kosmetik diperbolehkan bagi pria dan wanita asalkan tidak melampaui batasan-batasan yang telah ditentukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 5 =