Kue Clothing dan Fashion Dalam Ekonomi Halal

0
101
Kriteria Cantik

Ekonomi Halal telah muncul dari permukaan. Kue Clothing dan Fashion muslim memiliki andil di dalamnya. Bahkan saat ini, ia terlihat sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dunia yang menjanjikan. Hal ini dipicu oleh keberadaan 1,8 Miliar konsumen muslim dunia. Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) bersama Dinard Standard dalam laporan yang diluncurkan di tahun 2018 bertajuk Indonesia Halal Economy and Strategy Roadmap melaporkan bahwa Indonesia merupakan negara yang mampu menarik perhatian dunia. Catatan angka sukses capaian ekonominya selama beberapa dekade terakhir memberikan janji manis bagi pelaku industri clothing & fasion muslim. Industri clothing & Fashion muslim saat ini teah menjadi satu dari sejumlah item belanja rumah tangga yang berkembang pesat. Merujuk pada laporan IHLC tersebut, bahwa potensi Industri fashion di Indonesia pada tahun 2015 telah mencapai angka USD 20.1 Milyar dan diestimasikan hingga tahun 2025 akan mencapai angka USD 33.5 Milyar. Kondisi ini menggambarkan potensi kue clothing dan fashion untuk Ekonomi Halal.

Melihat potongan kue clothing dan fashion dalalm ekonomi halal tersebut, berdasarkan data yang dilansir oleh Badan Pusat Statistik, jumlah perusahaan yang bergerak di sektor ini mencapai angka 1.107.955 unit. Dari angka tersebut, 70% nya merupakan perusahaan clothing & fashion muslim tergolong dalam skala usaha kecil menengah. Dari 775,569 UMKM di sektor clothing & fashion tersebut, 30% nya bergerak dibidang modest fashion. Modest fashion merupakan istilah yang disematkan pada industri clothing & fashion busana muslimah. Perolehan jumlah ini masih merupakan estimasi mengingat 83,32% pemain industri bisnis kreatif yang masuk didalamnya industri fashion, merupakan pelaku usaha yang belum mendaftarkan secara resmi keberadaan usahanya. Diperkirakan hanya 17.14% bisnis pakaian ini tergabung dalam asosiasi bisnis.

PASAR CLOTHING DAN FASHION MUSLIM

Indonesia merupakan pasar ke-tiga dunia clothing and fashion. Setelah Turkey dan Amerika Serikat beada di barisan terdepan memimpin pasar clothing dan fashion dunia. Kaitannya dengan Modest Fashion atau yang dikenal dengan pakaian Muslim, kisah sukses brand Hijup dan rabbani dapat dijadikan barometer tumbuh kembangnya industri modest fashion pakaian muslim di Indonesia.  Didukung dengan perkembangan teknologi digital dan sosial media. Perkembangan transkasi jual beli on-line semakin meramaikan pasar modest fashion di tanah air. Menariknya lagi di Indonesia, perkembangan industri fashion ini lebih luas spektrumnya. Tidak saja ramai di modest clothing fashion muslim wanita. Modest Fashion untuk bagaimana pria bergaya juga banyak tercipta. Yang membedakan perkembangannya selain dengan negara lain yang didominasi muslim dunia lainnya adalah keberadaan pakaian Ibadah, atau yang dikenal dengan mukena.

PASAR CLOTHING DAN FASHION DALAM FENOMENA MUKENA

Penjualan on-line produk rumah tangga, dapat menjadi salah satu indikator terkuat penyumbang angka pertumbuhan ekonomi ini. Dengan menyebut kembali, Mukena Syahrini, yang setiap hari menjadi obrolan Ibu-Ibu anggota whatssapp group sekolah. Seolah penawaran PO istilah Purchase Order atau pesanan-pesanan yang menggoda setiap mata Ibu Rumah tangga yang bertugas sebagai garda depan pemenuh kebutuhan keluarga. Mukena dapat menjadi satu dari sejumlah item yang gencar diburu pasar.

Ramainya istilah diciptakan di platform social media berbasis foto dan gambar dengan akun pemilik mukena_tazkia, @mukenakatun_tazkia, @mukenaadem.id, @mukenaalganibyyulia, @mukenaravelpremium, @mukenagiggleoffcials, @ranisalsabila_mukena, @teye_mukena, @mukenayarana, @mooeishop @mukena mahar, @mukena_premium, @mukena murah, @mukenacantikadem, @katalogmukenachairafa, @mukena_sylvienini, @mukenayarana dan ratusan etalase Instagram mukena-mukena lainnya. Yang fenomenal, Mukena syahrini laku dipasaran padahal harga bandrol suannya mulai dari harga 5 juta, karena bersulam benang emas dan sutera. Namun demikian mukena-mukena ini menjadi incaran semua kaum hawa untuk merasakan sensasi. Fatastisnya lagi mukena saat ini diburu tidak hanya diwaktu menjelang lebaran Idul Fitri atau Idul Adha.

            Entah fenomena ini lahir karena meningkatnya unsur keimanan masyarakat Indonesia, atau hadirnya demam Halal Lifestyle di Indonesia yang mengakibatkan tingginya permintaan. Membaca kondisi tersebut, ETokohalal sebuah market place Indonesia yang memfokuskan diri menjadi tempat bertemunya supplier dan user berkebutuhan gaya hidup halal akan menambah ramainya hingar bingar pasar usaha jasa lainnya di Indonesia yang terbukti sangat significant mendongkrak angka capaian prestasi ekonomi Indonesia.

Baca juga : Peran Internet lam indutri halalhttps://blog.etokohalal.com/peran-internet-pada-industri-halal/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 + 1 =