Kontroversi dijadikannya danau Toba sebagai wisata halal datang dari banyak lapisan masyarakat yang menganggap tidak terlalu penting mempromosikan danau toba sebagai wisata halal. Meski berada di lokasi yang tidak bermayoritas umat muslim, nyatanya tidak terlalu sulit mencari makanan halal dan tempat ibadah saat di danau Toba

Wisata halal dianggap kurang penting karena di danau Toba sendiri sudah tersedia beberapa restoran yang menyediakan makanan halal. Selain menyediakan makanan halal, tersedia juga tempat beribadah untuk beribadah bagi umat muslim. Tersedia masjid dan musholla yang tersebar di kabupatan Samosir dan Parapat.

Meski berada dikawasan mayoritas non-muslim Kawasan wisata danau Toba nyatanya masih menarik wisatawan muslim. Kerukunan antar umat beragama sertak keunikan legenda di danau Toba menjadikan destinasi wisata danau Toba adalah salah satu destinasi wisata yang menarik pengunjung untuk datang. Baik muslim atau bukan akan dilayani secara baik saat berada di danau Toba.

Makanan halal di kawasan danau Toba

Di Kawasan danau Toba sendiri tersedia banyak makanan halal dengan menu yang beragam. Mulai dari masakan khas Medan sendiri masakanan khas dari daerah lainnya seperti, Padang. Makanan khas Medan sendiri tidak selalu merupakan masakan babi atau anjing. Padahal makanan halal Medan pun banyak yang dapat dikonsumsi oleh umat Muslim.

Baca juga: Katuju Rendang Minangkabau untuk Saudi Arabia

Bagi yang belum pernah merasakan nikmatnya makanan Medan jangan ragu untuk mencicipi kuliner khas Medan di Lapo -Lapo yang ada di Kawasan danau Toba. Lapo sendiri memiliki arti “Kedai” dalam Bahasa Indonesia. Tidak semua Lapo-Lapo di Medan menyediakan makanan anjing atau babi. Banyak pula Lapo yang menawarkan makanan khas asli Medan halal. Seperti di Daerah Mandailing yang merupakan Kawasan umat Muslim Batak yang berada di Medan, tempat makan di Mandailing pun bernama Lapo.

Lapo restoran Medan yang memiliki arti “Kedai”

Umumnya di Kota besar diluar kota Medan sendri Lapo dikenal sebagai restoran asal Medan yang menyediakan makanan non-halal. Jadi persepsi yang terbangun bagi pendatang yang bukan berasal dari Medan menganggap bahwa Lapo merupakan restoran yang menyajikan makanan non-halal. Padahal, Lapo halal pun tersedia dengan menyediakan menu makanan seperti ayam bumbu saksang, bebek gulai andaliman dan makanan lainnya asli khas Medan

Jadi saat sedang berwisata di Kawasan wisata danau Toba tidak ada salahnya untuk mencoba mencicipi makanan khas Medan dalam Lapo. Tapi alangkah baiknya untuk menanyakan terlebih dahulu apa saja menu yang mereka tawarkan dalam Lapo tersebut. Untuk memastikan bahwa Lapo tersebut tidak menyajikan makanan yang dilarang untuk dikonsumsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 + 3 =