Pesawat terbang merupakan transportasi yang kerap digunakan manusia untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Moda transportasi udara ini merupakan transportasi yang paling cepat untuk bisa tiba ke suatu destinasi. Penerbangan antar pulau kerap digunakan untuk bisa berpindah dari satu pulau ke pulau lain dengan lebih cepat dibandingkan transportasi laut atau transportasi lainnya. Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan maka transportasi melalui udara cukup diminati, meskipun dari segi harga yang lebih mahal dibandingkan transportasi laut.

Penerbangan dahulu dianggap transportasi yang hanya bisa digunakan hanya oleh kalangan tertentu. Karena itu pelayanan di dalam pesawat layaknya pelayanan sebuah hotel bintang lima. Setiap penerbangan mendapat layanan penuh dari makan & minum sampai hiburan selama berada dipesawat. Saat ini, transportasi udara sudah mulai berharga murah namun terdepat beberapa pengurangan pelayanan seperti makananan yang tidak lagi gratis. Makanan kini tidak lagi dibagikan kepada penumpang secara gratis, tapi penumpang diperbolehkan untuk membeli makananan yang dijual dari maskapai tersebut.

Namun, untuk penerbangan antar negara yang memakan jarak waktu hingga 5 jam atau lebih umumnya maskapai masih memberi pelayanan makanan secara gratis. Meskipun gratis kualitas makanan yang disediakan pun sangat diperhatikan. Seperti, kandungan gizi sampai sertifikasi seperti kehalalan.

Baca juga: Menikmati lezatnya makanan halal di Jepang

Makanan muslim friendly yang disajikan dalam pesawat

Semakin tingginya mobilitas manusia menggunakan pesawat membuat banyak dari maskapai harus mulai menyediakan makanan halal. Makanan halal ini wajib disediakan bagi para penumpang pesawat yang berada di dalam. Khususnya pada penerbangan yang menuju atau berasal dari negara-negara mayortias Muslim.

Makanan muslim friendly kini semakin wajib disajikan bagi penerbangan baik dalam negeri maupun internasional. Dengan begitu, penumpang yang beragama muslim tidak perlu risau akan hidangan yang disajikan.

Logo MOML menandakan bahwa makanan tersebut adalah ditujukan bagi umat muslim

Logo khusus MOML yang berarti “Moslem Meal” dan logo halal membantu maskapai meyakinkan para penumpangnya akan makanan yang berikan. MOML diklaim merupakan makanan yang aman bagi umat muslim karena dalam makanan tersebut tidak terkandung daging babi ataupun juga alkohol. MOML adalah kode yang dikeluarkan oleh IATA (Internasional Arilnes Transportation Association) untuk memberikan diferensiasi bagi makanan di dalam pesawata yang muslim friendly.

Sedangkan makanan dari maskapai yang berasal dari negara muslim, khususnya dari negara Timur Tengah dan sebagian Asia telah menerapkan regulasi makanan halal dalam keseluruhan makananya. Tanpa membedakan makanan yang disajikan kepada penumpang yang beragama Islam ataupun bukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

six − 2 =