Kosmetik halal saat ini sudah semakin banyak. Beragam merek kosmetik kini telah membanjiri pasar lokal. Baik merek lokal sampai merek eropa telah menjajakan produknya dipasar Indonesia. Konsumen pun kini memiliki banyak pilihan dan dapat menentukan mana produk yang cocok akan kebutuhan mereka.

Dalam dunia kosmetik, bahan dasar yang digunakan banyak mengandung bahan yang dilarang penggunaannya dalam Islam. Beberapa bahan dasar dalam kosmetik yang dilarang penggunaannya memiliki kecenderungan yang berasal dari babi seperti gelatin, gliserin,  kolagen dan lainnya.

Islam melarang penggunaan bahan dasar yang berasal dari hewan tertentu, seperti anjing dan babi yang jelas pelarangannya. Selain kelompok hewan, Islam juga melarang mengkonsumsi sesuatu yang membahayakan, memabukkan, mengandung najis, dianggap jorok serta diperoleh dari cara-cara yang dilarang.

Kosmetik halal, lantas bagaimana mengetahui kosmetik tersebut boleh digunakan atau tidak?

Saat ini, tidak semua produk kosmetik menggunakan bahan berbahaya dan mengandung bahan yang dilarang penggunaannya dalam agama. Saat ini umat Muslim semakin memperhatikan produk yang digunakan. Dengan alasan diperbolehkan dalam agama maka lahir lah merek-merek kosmetik yang mengutamakan bahan dasar yang aman bagi umat Muslim.

Baca Juga: Kosmetik Halal Menjadi Jawara di Pasar Kosmetik

Memilih produk kosmetik dapat dilakukan dengan melihat komposisi yang ada dalam produk tersebut. Menghindari bahan-bahan yang sekiranya mengandung sesuatu yang dilarang, seperti mengandung hewan yang dilarang untuk dikonsumsi dan alkohol. Cara lain selain melihat komposisi yang tersedia, yaitu dengan memeriksa apakah kosmetik sudah terdaftar di BPPOM dan kredibilitas mereknya.

Dalam memudahkan konsumen dalam memilih kosmetik yang aman, tersedia 3 logo yang dapat membantu konsumen dalam memilih kosmetik yang aman. Yuk kenali 3 logo internasional yang bisa ditemukan dalam produk kosmetik.

Kosmetik berlogo halal

Logo halal merupakan logo yang paling umum dan aman. Bila di kosmetik telah terdapat label halal maka produk tersebut telah mendapat nomor sertifikat dan telah diteliti tidak mengandung sesuatu yang dilarang penggunaaannya dalam agama Islam. Logo halal tidak hanya berasal dari logo halal Indonesia saja, logo halal juga dikeluarkan oleh negara lain.

Kosmetik cruelty free (Leaping Bunny)

Logo internasional ini memiliki arti bahwa produk ini bebas dari tindak kekerasan dan uji coba terhadap hewan. Dari awal penggunaan bahan baku sampai uji sampel produk terbebas dari pengaruh hewan sama sekali. Sertifikat ini dikeluarkan oleh People for the Ethical Treatment of Animal (PETA).

Kosmetik certified vegan

Hampir menyerupai Leaping Bunny, produk yang mendapat label ini merupakan produk yang menggunakan  bahan sayuran dan bebas dari sedikitpun bahan yang berasal dari hewani. Certified vegan ini banyak dicari oleh para penyuka vegetarian.

Produk-produk kosmetik yang telah mengantongi label-label tersebut memberi kemudahan umat Muslim yang ingin membeli produk kosmetik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − 3 =