New normal, Langkah selanjutnya hidup berdampingan dengan COVID-19. Merebaknya virus corona yang saat ini mulai menurun membuat Langkah-langkah baru dalam antisipasi menghadapi COVID-19 hingga ditemukannya vaksin. Virus yang diprediksi akan ada selamanya ini telah membuat manusia sementara waktu untuk tidak melakukan aktifitas secara normal. Seiring dengan menurunnya penderita di dunia, beberapa negara telah melonggarkan aturan karantina yang mereka terapkan dalam beberapa bulan terakhir.

Pelonggaran karantina yang dilakukan oleh negara-negara yang mulai menurun grafik penularannya tersebut bertujuan untuk mengembalikan aktifitas yang biasa dilakukan oleh masyarakat saat sebelum pandemi ini muncul. Kembalinya kegiatan ini diharapkan dapat mengembalikan roda ekonomi yang terpuruk selama pandemi terjadi serta mengembalikan sektor-sektor penting bagi masyarakat.

New normal, kondisi baru setelah pandemi

Kondisi pandemi membuat keadaan dunia berubah. Himbaun WHO untuk menerapkan jaga jarak dan karantina membuat negara-negara yang terkena wabah harus mengistirahatkan hampir seluruh lini kegiatannya. Masyaraka diminta untuk menghentikan aktifitasnya dari luar rumah dan berkegiatan dari dalam rumah. Beberapa negara menerapkan Lockdown total yang benar-benar mewajibkan masyarakatnya untuk berdiam diri dirumah untuk beberapa waktu.

Setelah dianggap menurun penularannya, kini negara-negara tersebut telah sedikit melonggarkan karantina. Meski belum sepenuhnya dibuka tapi beberapa kegiatan sudah mulai diperbolehkan untuk beroperasi Kembali dan masyarakat pun diperbolehkan untuk keluar rumah namun masih dibatasi dan diawasi.

New normal, pertandingan olahraga tanpa penonton

Jerman merupakan salah satu negara yang berdampak atas virus corona. Setidaknya hingga hari ini ada lebih dari 170.000 orang yang terinfeksi COVID-19. Berkat kecanggihan dalam teknologi Kesehatan, Jerman menjadi negara yang mampu menyembuhkan masyarakat mereka.

Seiring menurunnya penderita COVID-19 di Jerman, pemerintah jerman mulai melonggarkan karantina mereka. Jerman dan Korea Selatan merupakan negara di dunia yang memulai Kembali liga sepakbolanya. Meski sudah mulai Kembali bermain protokol Kesehatan pun tetap diterapkan seperti pertandingan tanpa penonton, jaga jarak di dalam stadion termasuk untuk perangkat pertandingan hingga pelatih dan pemain cadangan.

Restoran dengan pembatasan

Saat ini grafik penurunan pun terjadi di Thailand. Masyarakat Thailand kini sudah mulai bisa menikmati keseharian mereka, pusat perbelanjaan Kembali dibuka begitupun restoran. Protokol Kesehatan tetap dilakukan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal unik yang menjadi sorotan adalah adanya pembatas plastik di setiap meja dalam restoran. Jadi, setiap pengunjung yang datang berdua dalam satu meja akan dibatasi oleh palang plastik transparan tapi masih dapat melihat satu dengan lainnya.

Kembali bersekolah

Korea Selatan telah mengumumkan kemenangan akan melawan virus Corona. Berdasarkan keputusan ini sekolah Kembali dibuka dan murid pun Kembali berbondong-bondong masuk sekolah. Meski sudah dibuka, namun Korea Selatan tetap menerapkan protokol Kesehatan bagi murid yang masuk. Pemeriksaan suhu tubuh sampai pemberian hand sanitizer dilakukan sebelum murid masuk ke lingkungan sekolah.

Beberapa negara mulai berangsur-angsur keluar dari masa karantina. Kedisiplinan yang dilakukan masyarakat yang sadar akan bahaya COVID-19 memberi dampak akan berhentinya penyebaran virus ini. Kehidupan akan Kembali normal seiring dengan berhentinya penularan virus Corona dan vaksin yang dapat menyembuhkan para penderita.

Baca juga:

Belanja Di Supermarket? Terapkan Protokol Kesehatan

Makanan Halal, Solusi Gizi Terbaik Selama Pandemi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + two =