Panggung E-Commerce Halal Indonesia dalam perekonomian Islam menunjukan pertumbuhan ekonomi islam berkembang dengan signifikan dan sangat menjanjikan. Global Islamic Economy Report versi Dinard Standard bersama Thomson Reuters menjabarkan tegaknya praduga tersebut. Sejumlah terminologi pertumbuhan ini dilekatkan dalam istilah Ekonomi Islam, Ekonomi Syariah, Ekonomi Halal dan Halal Industri. Terminologi tersebut menjadi penanda ramainya pembahasan keberadaan angkan pertumbuhan yang signifikan. Tentunya juga menarik perhatian karena telah mempengaruhi peta transaksi perdagangan dan industri dunia.

Semakin berkembangnya populasi umat muslim dunia.

Jumlah populasi penduduk Islam dunia menjadi salah satu faktor pemicu. Pertumbuhan ini merupkan key driversperkembangan perekonomian dunia. Diperkirakan, jumlah penduduk muslim dengan pertumbuhan usiap produktif mengalami pertumbuhan sebesar 70% hingga tahun 2060. Dari State of The Global Islamic Economy Report 2018/19 telah tercatat angka 1,8 milyar Muslim di tahun 201. Jumlah ini  akan bertumbuh menjadi 3 Milyar penduduk Muslim. Dengan usia rata-rata penduduk muslim di tahun 2015 berada di usia 24 tahun, sementara usia rerata penduduk belahan dunia lainnya berusia 32 tahun. Hal ini berdampak pada pola konsumsi penduduk dunia, dimana usia 24 tahun berada dalam kategori usia produktif beridentitas milenial yang saat ini pola transkasinya mempengaruhi ekonomi digital.

Bercermin dari kondisi tersebut, hingga tahun 2017, Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, saat ini telah memiliki penduduk 219 juta. Dengan jumlah pengeluaran produk dan jasa domestik nya mencapai USD 218.8 Milyar, dan diproyeksikan hingga 2025 akan mencapai angka $ 330,5 Milyar.

Tentu saja angka ini merupakan indikator untuk seluruh pelaku Industri produk halal untuk menjadikan Indonesia sebagai pasar. Demografi Panggung E-Commerce Halal Indonesia berupaya upaya terus dilakukan untuk mengimbangi neraca belanja Indonesia. Seluruh pihak, terutama pelaku perdagangan dan industri di Indonesia menangkap sinyalemen ini dengan berani terus berihtiar menutup keluarnya devisa negara dengan membatasi jumlah ekspor. Untuk itu, Etokohalal, sebuah platform E-Commerce yang berupaya mengangkat produk – produk Indonesia diciptakan. Dengan ceruk produk halal buatan Indonesia, ETokohalal bercita-cita menjadi etalase produk halal Indonesia yang dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 2 =