Sahur sebelum berpuasa merupakan bagian dari bulan suci Ramadhan. Berpuasa di bulan suci Ramadhan adalah kewajiban seorang muslim yang sehat dan mampu menjalankannya. Dengan berpuasa manusia diajarkan untuk menahan lapar, menahan emosi dan juga mengkontrol diri dari berbagai macam segala sifat buruk. Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang amat diberkahi oleh Allah SWT. Datangnya bulan suci Ramadhan menjadi momen kebahagiaan bagi umat muslim diseluruh dunia dan mengisi bulan ini sebaik-baiknya dengan beribadah.

Sebagai umat nabi Muhammad SAW, kita disunnahkan untuk mengikuti ajarannya. Selama berpuasa, Rasulullah mengajarkan kita untuk melakukan sahur sebelum masuk adzan Shubuh atau matahari terbit. Rasul mengajarkan untuk menyatap makanan saat sahur agar puasa pada hari tersebut dapat bersemangat untuk tetap melakukan ibadah dan kegiatan lainnya.

Rasulullah mengajarkan bahwa sahur sebelum berpuasa adalah barokah

Melaksanakan sahur sebelum berpuasa adalah barokah. Rasulullah pun bersabda “Sesungguhnya makan sahur adalah barokah yang Allah berikan pada kalian maka janganlah kalian tinggalkan.” (HR An Nasaa`i dan Ahmad). Menjalankan ibadah puasa dengan melakukan sahur sebelumnya merupakan kaidah dalam berpuasa dan wajib dilakukan.

Sahur menjadi penting sebelum melaksanakan puasa. Kebutuhan asupan gizi dan energi manusia akan diisi saat sahur sebelum melaksanakan puasa. Kurang lebih 12 jam umat muslim akan menjalani puasa dengan tidak makan dan minum.

Kurma adalah sebaik-baiknya hidangan mukmin.

Nabi Muhammad SAW sangat menyukai kurma. Selain baik dikonsumsi untuk berbuka puasa bersama air putih, Rasulullah pun menyarankan umatnya untuk memakan kurma saat sahur.

“Dianjurkan menggunakan kurma di waktu sahur, karena sahur sendiri adalah keberkahan. Dan dikhususkan kurma, sehingga menjadi keberkahan bertumpuk keberkahan. Apabila kalian berbuka, hendaknya dia berbuka dengan kurma, karena kurma itu berkah. Sehingga mengawali buka dengan berkah, dan ujungnya juga berkah.” (Mirqah al-Mafatih, 6/306)

Kurma memiliki kandungan vitamin yang melimpah. Kurma mengandung glukosa yang memiliki fungsi untuk melakukan pembakaran energi bagi tubuh. Dalam kurma juga terdapat zat besi, zat besi merupakan kandungan yang dapat menguatkan tulang manusia agar tidak mudah mengalami kekeroposan.

Asupan protein yang sesuai saat sahur

Selain karbohidrat yang dapat didapat dari kurma, makanan yang memiliki kandungan protein pun diperlukan dalam tubuh saat puasa. Protein memiliki peran sebagai cadangan energi. Bermacam protein bisa didapat dari dada ayam, ikan, sapi, telur dan kacang-kacangan merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh.

Konsumsi buah dan sayuran

Buah-buahan dan sayuran memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Asupan buah dan sayuran juga memiliki kandungan serat yang memiliki sifat mengenyangkan bagi tubuh. Sehingga, selama berpuasa akan merasa kenyang lebih lama dari mereka yang tidak mengkonsumsi buah-buahan saat sahur.

Penuhi kadar cairan dalam tubuh

Untuk menghindarkan hedidrasi selama berpuasa, pastikan asupan cairan minuman cukup selama saur. Selama berpuasa menahan haus dan lapar, maka asupan air putih harus dimaksimalkan selama sahur untuk menjaga kebutuhan cairan dalam tubuh. Rekomendasi meminum air putih adalah 2 sampai 8 gelas saat sahur.

Memilih menu sahur sangatlah penting. Menghitung kadar makanan yang akan disantap saat sahur sangatlah penting demi menjaga kondisi tubuh saat berpuasa. Jangan berlebihan saat menyantap menu sahur, kebutuhan asupan vitamin dan gizi bagi tubuh saat berpuasa lebih utama agar bisa melaksanakan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

Baca juga:

Menu Berbuka Puasa, Sunnah Nabi Juga Kesehatan

Makanan Halal, Solusi Gizi Terbaik Selama Pandemi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen − ten =