Suplemen fitness mempunyai peran penting untuk menaikkan masa otot. Hal ini merupakan asupan tambahan yang biasa digunakan oleh para pecinta fitness. Kandungan nutrisi yang tersedia di dalam suplemen fitness tersebut membantu anda mempercepat pembentukan masa otot. Namun tahukah anda suplemen fitness yang dilarang untuk dikonsumsi oleh seorang muslim?.

Suplemen fitness juga berfungsi untuk menuruni berat badan

Selain untuk menaikkan masa otot, suplemen fitness memiliki banyak jenis. Mulai dari yang memiliki fungsi untuk mengurangi berat badan hingga yang berguna juga untuk menaikkan berat badan. Tapi sayang suplemen tersebut tidak semuanya mengandung bahan yang boleh dikonsumsi. Penggunaan bahan yang dilarang membuat suplemen fitness yang dilarang untuk dikonsumsi.

Suplemen fitness yang berada dipasaran umumnya tidak berasal dari Indonesia. Produk suplemen fitness yang tersedia dipasaran banyak yang berasal dari luar Indonesia yang diragukan memiliki sertifikasi halal.

Mengkonsumsi suplemen layaknya memakan obat setelah makan. Bila produk tersebut tidak dilengkapi dengan sertifikasi halal maka lebih baik suplemen tersebut dihindari. Lebih baik memastikan terlebih dahulu apakah produk tersebut memiliki sertifikat halal atau tidak sebelum membeli.

Penggunaan suplemen fitness untuk menaikkan masa otot umumnya berbahan dasar protein. Protein tinggi sungguh baik untuk tubuh yang ingin melakukan pembentukan terhadap masa otot. Protein sendiri merupakan nutrisi yang berasal dari hewani dan juga nabati, seperti berasal dari dada ayam, putih telur, brokoli, dan kedelai. Melihat dari bahan-bahan sumber dari protein tersebut bisa dianggap bahan-bahan tersebut tidak termasuk kategori bahan baku yang dilarang oleh agama.

Bahan baku yang dilarang untuk dikonsumsi.

Suplemen fitness berasal dari gelatin yang bahan dasarnya dilarang untuk dikonsumsi. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah gelatin. Gelatin merupakan bahan yang berasal dari kulit babi ataupun tulang babi. Bahan gelatin lebih banyak digunakan di dalam suplemen fitness dalam bentuk kapsul. Gelatin yang berasal dari kulit atau tulang babi ini sudah pasti merupakan bahan dasar yang dilarang peruntukannya untuk dikonsumsi. Untuk produk suplemen susu umumnya tidak menggunakan gelatin dan cenderung berbahan dasar hewani dan nabati yang lebih layak untuk dikonsumsi.


Tips mudah untuk memastikan para pecinta fitness untuk tetap menjaga asupan
suplemennya tetap halal yaitu dengan memastikan bahwa produk tersebut telah memiliki sertifikasi halal, baik sertifikasi halal dari Indonesia ataupun sertifikasi halal dari negara asal pembuatan suplemen tersebut.

Bila tidak tersedia sertifikasi halal di dalam kemasan produk tersebut, ada baiknya untuk melihat ke tabel informasi nilai gizi yang tercantum dalam kemasan adakah sekiranya bahan baku yang terdapat di dalam suplemen fitness yang dilarang untuk dikonsumsi bagi seorang muslim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − 10 =