Toko halal online saat ini semakin banyak membanjiri kebutuhan akan umat Islam. Geliat ekonomi kreatif mengembangkan belanja online ke arah yang lebih dekat dengan kaidah Islam. Layaknya seperti sebuah toko dalam pusat perbelanjaan, toko halal online menyediakan segala kebutuhan akan umat Islam untuk dapat digunakan dalam keseharian. 

Islam dalam aturannya turut juga mengatur bagaimana tata cara berjualan dan berbelanja yang baik dan sah secara agama. Panutan umat Islam Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai pedagang terbaik yang memberi contoh kepada para umatnya dalam hal melakukan transaksi jual beli. Berdagang tidak hanya mencari nafkah namun juga berdakwah yang dilakukannya juga tercemin dalam kegiatan berdagangnya.

Berbelanja secara halal melalui toko halal online memudahkan dalam menerapkan adab berjualan dalam Islam

Berjualan secara online kini menjadi solusi bagi para pedagang. Hampir segala kebutuhan manusia dapat dipenuhi melalui belanja secara online. Namun eksistensi berbelanja online sesuai kaidah Islam belum begitu dikenal. 

Melalui Nabi Muhammad kita telah diajarkan untuk melakukan jual-beli sesuai dengan adab-adab yang terpuji. Adab tersebut menjadi contoh untuk diterapkan dalam ekosistem toko halal online yang dapat membantu para pedagang dan pembeli melakukan transaksi sesuai dengan kaidah-kaidah dalam Islam. 

Berbelanja di toko halal online tidak hanya untuk umat Islam saja. 

Baik berbelanja dan berdagang dalam toko halal online tidak hanya bagi umat Islam saja, tapi juga terbuka bagi siapa saja yang ingin melakukan transaksi. Asalkan bersedia untuk mengikuti aturan-aturan yang dikehendaki oleh kaidah-kaidah dalam Islam, siapapun dan dari mana pun diperbolehkan untuk berdagang di toko halal online.

Tidak menjual barang haram dalam situs toko halal online

Berdagang di situs jual-beli daring halal memiliki beberapa aturan, salah satunya ialah tidak menjajakan barang haram. Dalam setiap situs jual-beli, terdapat kurasi produk yang akan menentukan apakah produk tersebut dapat dijual atau tidak. Salah satu penentunya adalah produk yang dijual bukanlah produk yang jelas pelarangannya dalam agama. Penentuan utama ini dilakukan untuk menghindari produk-produk yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi atau digunakan sesuai dengan ajaran umat Islam.

Mengutamakan kejujuran

Salah satu adab dalam jual-beli ialah berlaku jujur. Berlaku jujur tidak akan merugikan baik penjual dan pembeli. Sifat jujur adalah adab yang diajarkan oleh Nabi Muhammad saat berdagang. Pedagang harus jujur mengenai stok ketersedian barang dan juga kualitas barang yang dijualnya. Begitupun apabila terdapat kekurangan dalam barang dagangannya, penjual harus memberitahukan kepada calon pembeli mengenai kondisi barang yang dijual sebenarnya.

Memberi gambar asli akan produk yang dijual

Dalam berjualan secara online memasang foto adalah wajib untuk menampilkan produk asli dari barang yang dijual. Dalam Islam proses jual-beli akan dianggap sah bila penjual menunjukkan foto keadaan asli barang yang dijual dan pembeli telah melihat produk yang akan dibelinya. Dalam jual-beli secara online keutamaan menampilkan foto adalah penting untuk meyakinkan pembeli serta tidak membohongi calon pembeli.

Menerima pembatalan pembelian 

Pembeli dapat saja merasa jika produk yang dipesannya tidak sesuai dengan yang apa yang diceritakan oleh penjual. Maka dari itu bertransaksi dalam situs seperti ini tetap dapat mengajukan pengembalian barang. Penjual harus bertanggung jawab atas transaksi ini, bila konsumen tidak puas akan produk yang dibeli ia harus mau menerima jika barang dikembalikan dan terjadi pembatan pembelian.

BAca juga: Belanja di Marketplace Halal, Berikut 5 Alasannya

Bebas riba

Sistem pembayaran yang diaplikasikan dalam toko halal online wajiblah mengikuti kaidah pembayaran secara non riba. Apabila dikenakan biaya dalam transaksi penyedia jasa layanan wajib memberitahukan baik kepada penjual dan pembeli. Pembayaran dari pembeli pun harus bebas riba dengan tidak adanya biaya tambahan yang dibebankan tanpa pemberitahuan. Selain itu, juga dilarang riba Nasiā€™ah yaitu penjual harus segera mengirimkan barang yang telah dibayarkan kepada pembeli setelah pembeli membayarkan barang dipilihnya. 

Melakukan transaksi jual-beli di toko halal online menjadi salah satu wadah untuk belajar bertransaksi secara syariah. Menerapkan segala adab jual-beli sesuai kaidah dapat memberi pelajaran bagaimana cara berdagang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × four =