Virus corona menguncang di awal tahun 2020 mengguncang seluruh dunia. Virus yang berasal dari tiongkok ini berasal dari hewan kelelawar yang banyak dikonsumsi oleh warga tiongkok yang berada di Wuhan yang mulai beredar awal tahun 2020. Virus ini cepat menular ke banyak orang hingga kota Wuhan sendiri sempat ditutup oleh pemerintah Tiongkok dari segala aksesnya baik yang ingin masuk ataupun keluar dari kota Wuhan.

Wabah virus corona yang berasal dari sup kelelawar ini telah menghilangkan banyak nyawa di Tiongkok. Tidak hanya di Tiongkok, virus ini pun dengan cepat menyebar keseluruh dunia seperti dibenua Eropa sampai negara-negara Asia Tenggara tetangga Indonesia, seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. Sedangkan Indonesia hingga saat ini belum dinyatakan adanya warga Indonesia yang terjangkit wabah corona.

Tidak hanya di Wuhan, Tomohon pun menjual kelelawar

Hewan kelelawar yang menjadi asal-muasal virus ini pun banyak dikonsumsi di Indonesia, namun bukan makanan umum yang biasa dikonsumsi. Yang paling terkenal adalah terdapat dipasar ekstrim Tomohon, Sulawesi Utara pasar ini menyediakan hewan-hewan liar yang tidak lazim untuk dikonsumsi. Seperti halnya di Wuhan, pasar ekstrem ini pun menjual segala hewan seperti kelelawar, anjing, tikus, hingga monyet.

Baca juga: Tantangan Produk Obat Untuk Mendapat Label Halal

Makanan-makanan yang tidak lazim tersebut jelas dilarang dalam agama Islam. Islam telah mengajarkan untuk mengkonsumsi makanan yang jelas boleh dikonsumsi karena memiliki nilai yang baik bagi tubuh dan Mengharamkan segala mahkluk hidup untuk dikonsumsi yang jelas tidak baik bagi tubuh manusia.

Kelelawar dilarang untuk dibunuh dan juga untuk dikonsumsi

Meskipun kelelawar adalah hewan yang dianggap haram untuk dikonsumsi namun kelelawar merupakan hewan yang sesungguhnya dilarang untuk dibunuh. Merunut pada hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar, menceritakan bahwa Rasulullah melarang umatnya untuk membunuh kelelawar. Alasannya adalah saat Baitul Maqdis dibakar, kelelawar turut berdoa kepada Allah SWT untuk diberikan kuasa atas lautan untuk bisa menenggelamkan mereka. Selain itu, kelelawar pun turut menggunakan sayapnya untuk memadamkan api di Baitul Maqdis diriwayatkan oleh Aisyah tentang kelelawar.

Sesungguhnya Allah SWT telah menganjurkan umat muslim untuk mengikuti segala yang yang dianjurkan serta menjauhkan segala larangannya. Pelarangan mengkonsumsi sesuatu yang haram pasti memiliki sesuatu yang berbahaya bagi tubuh manusia. Sebaliknya, jika mengkonsumsi sesuatu yang halal maka akan berdampak baik bagi tubuh manusia.     

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − 6 =