Wabah virus Corona saat ini telah menjadi epidemi dunia. WHO menetapkan virus ini menjadi epidemi dunia karena saat ini hampir seluruh negara telah terjangkiti penyakit ini. Meskipun memiliki rasio kematian yang kecil di seluruh dunia, namun tetap waspada akan penyakit menular ini wajib dilakukan demi menghentikan penularan virus yang berasal dari hewan kelelawar ini.

Dikutip dari Worldometers, sampai hari (10/04/2020) COVID-19 telah menjangkiti 1.604.500 orang diseluruh dunia dan membunuh 95.732 orang. Tingginya korban yang terjangkiti atas virus ini harus cepat dihentikan dengan beragam cara. Berkaca dari awal virus ini berasal di Wuhan, Tiongkok kini disetiap negara telah memiliki prosedur-prosedur yang dianggap paling efektif menghentikan penyebaran virus ini.

Setiap negara memiliki caranya masing-masing dalam menghadapi pandemi COVID-19

Tim dokter dan para ahli kini berhadapan dengan waktu untuk menghentikan penyebaran virus ini. Selagi para dunia melakukan Langkah antisipasi para Lembaga Kesehatan kini tengah berjuang untuk menciptakan obat yang dapat menyembuhkan para penderita COVID-19. Meskipun membutuhkan waktu dalam riset dan pengembangan virus ini, para ahli berharap masyarakat dunia pun berperan aktif dalam menghentikan penularan virus ini dengan mengikuti anjuran WHO.

Menghentikan wabah virus corona dengan melakukan tes sebanyak mungkin

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan wabah ini adalah melakukan tes. Lakukan tes sebanyak mungkin untuk mengetahui siapa yang telah positif dan dapat secepatnya di isolasi. Korea Selatan dan jerman merupakan negara yang sangat gencar melakukan tes kepada masyarakatnya.

Korea Selatan melakukan tes COVID-19 dengan menggunakan cara Drive-Thru untuk para masyarakat tetap berada di dalam mobil saat melakukan pengetesan. Korea Selatan mampu memeriksa lebih dari 10.000 orang dalam satu hari.

Memberlakukan Isolasi

Kota Wuhan yang pertama kali terkena virus ini memberlakukan Isolasi terhadap kota Wuhan demi menghentikan penularan virus ini. Isolasi diberlakukan agar tidak semakin banyaknya orang yang tertular virus ini dari orang sekitar yang telah positif. Pemberlakukan isolasi ini efektif demi menekan jumlah penderita virus COVID-19.

Isolasi membuat semakin sedikitnya orang yang berada dijalan dan hanya orang yang benar-benar memiliki keperluan mendesak untuk bisa keluar dari rumahnya. Pemberlakuan Isolasi ini mendorong para orang yang tidak sakit atau pun orang tanpa gejala melakukan karantina selama 14 hari kedepan.

Lakukan physical distancing

WHO menganjurkan untuk melakukan physical distancing sementara waktu demi menghindari kontak fisik antar manusia. Mengurangi kontak fisik merupakan himbauan yang dilakukan diseluruh dunia, kontak fisik ini dianjurkan karena cara penularan virus COVID-19 ini adalah dengan kontak tubuh pengidap yang telah positif dan bukan penyebaran melalui udara.

Dengan tetap berada dirumah dan mengurangi kontak fisik dengan orang lain mengurangi resiko terhindar dan tertular virus ini. Bila diharuskan untuk bertemu dengan orang lain maka ada baiknya untuk memberi jarak 1-2 meter dengan lawan bicara.

Mengkampanyekan gaya hidup sehat

Gaya hidup sehat menjadi salah satu Langkah antisipasi untuk tidak mudah tertular virus COVID-19 ini. Dengan melakukan gaya hidup sehat, kemungkinan tertular akan berkurang dan beri kesempatan tubuh untuk membentuk kekebalan.

Penerapan gaya hidup sehat seperti mencuci tangan dengan baik dan benar juga menggunakan masker saat berpergian atau dalam kondisi ramai menjadi hal yang dianjurkan untuk dilakukan. Virus COVID-19 masih dapat dihancurkan saat masih berada diluar tubuh, dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer dapat membunuh virus tersebut.

Kurangi kontak mata, hidung dan mulut dengan tangan

Menurut para dokter pintu masuk virus ke dalam tubuh kita adalah melalui mulut, hidung dan mata. Untuk saat ini lebih baik hindari melakukan kontak ketiga bagian tubuh tersebut secara langsung menggunakan tangan. Agar lebih aman, disarankan untuk mencuci tangan sampai bersih terlebih dahulu sebelum melakukan kontak ke anggota tubuh tersebut.

Menerapkan anjuran-anjuran WHO dan apa saja yang telah dilakukan oleh negara-negara yang berhasil menekan penyebaran virus ini menjadi pengalaman berharga yang harus kita ikuti. Dengan melakukan anjuran ini, diharapkan penyebaran virus COVID-19 dapat berhenti dan tidak lagi dapat menular ke orang lain.

Baca juga:

Langkah Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Kebersihan Diri, Identitas Muslim Melawan COVID-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × two =