Jepang adalah salah satu tujuan wisata dunia yang sudah sangat dikenal. Negara yang memiliki julukan negeri Sakura ini telah membangun budaya halal dinegaranya, salah satunya adalah dalam Industri makanan. Salah satu wisata yang diminati adalah Berwisata kuliner halal di Jepang.

Meskipun Jepang bukan negara bermayoritas muslim. Jepang telah memiliki organisasi non-profit yang telah memiliki memilki hak untuk mengeluarkan sertifikasi halal layaknya MUI di Indonesia. Jepang Islamic Trust (JIT) merupakan organisasi non-profit yang telah ada sejak 1994 ini merupakan organisasi pertama di Jepang. JIT telah mengeluarkan sertifikasi halal di Jepang meliputi produk olahan, produk kimia, dan produk daging. Meski sudah berdiri sejak 1994, JIT baru mengeluarkan sertifikasi halal pertamanya pada tahun 1997.

Lembaga sertifikasi yang telah ada sejak 1994.

Japan Islamic Trust tidak berdiri sendiri. Diawasi oleh badan sertifikasi halal lainnya yaitu United Arab Emirates Halal Certification sejak 2008, Qatar Halal Certification dan Sertifikasi Halal Thailand. Selain JIT terdapat juga beberapa organisasi non-profit lainnya yang juga mengeluarkan sertifikasi halal di Jepang,yaitu Nippon Asia Halal Association, organisasi ini mulai berdiri sejak 2013. Dengan staf yang mayoritas muslim berlatar belakang universitas besar di Jepang.

Baca Juga: Olimpiade di Tokyo 2020, fasilitas bagi umat Islam semakin memadai

Sertifikasi halal yang dilakukan NAHA dilakukan oleh para ahli dibidangnya masing-masing. NAHA memiliki ahli makanan dan kimia yang dapat dipastikan dapat integritas dan kualitas kontrolnya. Selain sertifikasi halal dari organisasi non-profit yang berada di Jepang sendiri. Beberapa produk makanan halal yang berada di pasar Jepang juga memiliki label halal dari negara luar Jepang, seperti dari Malaysia Halal Corporation dan The central Islamic Committee Thailand.

Selain logo-logo berlabel halal yang telah tersedia di Jepang. Beberapa restoran di Jepang kini juga telah menempelakan label “no pork “ dan “no alcohol” didepan kedai mereka. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi pendatang untuk memilih restoran di Jepang yang tidak menyediakan makanan dan minuman yang terlarang. Produk halal kini tersedia baik di minimarket ataupun restoran menjadikan Jepang merupakan negara minoritas muslim yang sudah sangat ramah bagi para umat muslim. Tidak lagi kesulitan dalam mencari makanan dan minuman halal untuk makanan utama dan kudapan ringan. Jadi yang mau jalan-jalan ke Jepang jangan lupa untuk Berwisata kuliner halal di Jepang


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − 2 =