Zakat online kian menjadi pilihan di masa pandemi. Bulan suci Ramadhan hampir berakhir. Menjelang hari idul fitri, umat Islam yang mampu diwajibkan untuk membayar zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan zakat yang dibayarkan selama bulan suci, diperbolehkan pada awal bulan hingga sebelum melaksanakan sholat idul fitri. Membayar zakat merupakan cara untuk membersihkan harta kita dan juga memberi manfaat dalam membantu sesama.

 Dalam bulan suci Ramadhan umat islam berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Karena setiap kebaikan yang dilakukan dibulan suci akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Begitupun dengan berbagi melalui zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan kewajiban muslimin dalam menolong sesama dengan mengharap ridho Allah SWT.

Membayarkan zakat online

Perkembangan dunia teknologi saat ini membuat segala urusan dipermudah dengan menggunakan teknologi. Dimulai dari bersosialisasi hingga melakukan kegiatan ibadah dapat dilakukan mulai dari gawai. Penggunaan gawai yang hampir telah dimiliki oleh setiap manusia harus dapat bermanfaat bagi kaum muslim. Salah satunya adalah memanfaatkan para penyedia layanan bersedekah dalam menyalurkan zakat kita.

Dalam masa penerapan physical distancing seperti saat ini banyak yang lebih memilih melakukan zakat melalui situs-situs penyedia zakat daring yang terpercaya. Kemudahan yang ditawarkan dalam situs tersebut memberi kelebihan bagi umat muslim selama masa pandemi. Seperti, tidak perlu keluar rumah dan tidak perlu melakukan akad dengan berjabat tangan.

Hukum dalam membayar zakat online

Dikutip dari detikcom, Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Arifin Purwakananta pembayaran zakat fitrah melalui online hukumnya sah.

“Jangan khawatir tidak pas karena tidak bertemu dengan amilnya. Karena, transaksi itu sudah sah,”

Umat muslim yang ingin memberikan zakatnya harus tetap memberikan konfirmasi kepada amil zakat yang dipilih. Dengan tujuan agar amil zakat mengetahui siapa yang memberikan zakat dan juga memudahkan amil membagikan zakat kepada mereka yang memiliki hak menerima zakat.

Memberikan kepada amil zakat yang terpercaya

Membayar zakat melalui online idealnya adalah membayarkan melalui amil zakat yang telah terpercaya. Seperti Lembaga amil milik pemerintah telah memiliki kepercayaan agar zakat yang kita berikan tersalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan. Saat ini banyak badan amil zakat yang menyediakan zakat secara daring, namun alangkah baiknya untuk menentukan yang benar-benar memiliki kredibilitas.

Zakat yang tepat sasaran

Dalam Surat At Taubah:60 dijelaskan ada delapan golongan yang berhak menerima zakat antara lain Fakir, Miskin, Amil, Riqab, Gharim, Mualaf, Fissabillillah, dan Ibnu Sabil. Delapan golongan tersebut merupakan mereka yang tidak hanya berada di kota-kota besar saja, tapi juga tersebar ke kota-kota yang jauh dari ibukota.

Memilih amil zakat yang cakupannya luas dan memiliki jaringan yang besar membuat zakat yang kita salurkan In Syaa Allah akan terbagi secara merat ke semua golongan yang berhak menerima diseluruh Indonesia.

Baca juga:

Ibadah Secara Online, Solusi Ibadah Masa Kini

Iftar Online, Menjalin Silaturahmi Selama Pandemi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 6 =